Cara Bayar Listrik Lewat ATM BNI
Perbankan

27 Cara Bayar Listrik Lewat ATM BNI : Pascabayar & Prabayar

Cara Bayar Listrik Lewat ATM BNI – Segala jenis aktivitas telah dimudahkan dengan adanya pelayanan bank. Saat ini, bank telah bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan di Indonesia baik milik pemerintah maupun swasta.

Kerjasama yang dilakukan oleh pihak bank dan perusahaan tersebut, memiliki tujuan untuk memudahkan para pelanggannya ataupun nasabahnya. Salah satu kerjasama yang sangat membantu penggunanya adalah antara PLN dengan Bank BNI.

PLN bekerja sama dengan bank BNI, dengan tujuan mempermudah pengguna listrik dan nasabah BNI dalam melakukan pembayaran tagihan listrik setiap bulannya. Bank BNI telah menyediakan sistem pembayaran melalui ATM BNI, hal tersebut sangatlah membantu pengguna listrik.

Pengguna listrik, tidak lagi harus membayar listrik jauh-jauh dan antre, hanya dengan mendatangi ATM BNI yang telah tersebar dipenjuru Indonesia saja dapat melakukan pembayaran listrik. Cara tersebut juga dilakukan oleh pihak PLN untuk mengurangi pengguna dalam telat membayar tagihan listrik.

Ada dua jenis tagihan listrik yang bisa dibayar lewat ATM BNI, yakni Pascabayar dan Prabayar. Keduanya memiliki sistem berbeda. Begitu pula dengan cara pembayarannya. Nah untuk mengetahui cara bayar listrik lewat ATM BNI silahkan simak informasi viralorchard.com di bawah ini. 

Tutorial Cara Bayar Listrik Lewat ATM BNI

Cara Bayar Listrik di ATM BNI

1.  Tagihan Listrik Pascabayar

Sebagian besar masyarakat Indonesia masih menggunakan rekening listrik pascabayar, terutama untuk pelanggan PLN lama. Sedangkan untuk pelanggan baru rata-rata sudah dialihkan ke listik prabayar. Kedua jenis rekening listrik PLN ini berbeda.

Sebab untuk rekening pascabayar harus membayar tagihan setiap bulan sesuai dengan besaran kwh yang digunakan. Sedangkan untuk listrik prabayar harus membeli token listrik dengan jumlah kwh sesuai nominal token.

Setiap bulan pelanggan listrik pascabayar wajib membayar tagihan. Apabila telat bisa mendapatkan denda dan yang paling parah listrik bisa dicabut.  Bagi yang tidak mau mengalami hal tersebut maka lebih baik membayar tagihan listrik tepat waktu.

Nah salah satu cara bayar listrik pascabayar adalah lewat ATM BNI. Bagi yang belum mengetahui bagaimana caranya silahkan simak informasi cara bayar listrik lewat ATM BNI berikut ini.

  1. Silahkan datang pada gerai ATM BNI yang terdekat dengan tempat tinggal anda.
  2. Silahkan masukkan kartu ATM BNI ke dalam mesin ATM
  3. Masukkan PIN ATM BNI anda yang terdiri dari 6 digit angka. Jika PIN ATM telah benar, pilihlah menu “Benar”
  4. Anda akan dimunculakan beberapa menu yang dapat dipilih pada layar ATM. Untuk membayar tagihan listrik, maka pilih menu “Pembayaran“, kemudian pilih menu “Listrik / Gas
  5. Di dalam menu pembayaran PLN, anda disodorkan beberapa menu yaitu “Tagihan PLN” dan “PLN Prabayar”
  6. Silahkan pilih menu “Tagihan PLN
  7. Kemudian akan muncul informasi mengenai biaya admin pembayaran PLN lewat ATM BNI. Dimana biayanya adalah Rp. 3.000. Lalu klik Lanjut
  8. Selanjutnya, anda diminta memasukkan 12 digit nomor angka ID pelanggan dan tekan “Ya”. Perhatikan pengisian ID pelanggan, jangan sampai salah takut nyasar pada ID pelanggan orang lain
  9. Munculah jumlah tagihan yang harus anda bayarkan dan tambahan biaya administrasi pada layar mesin ATM. Silahkan cek terlebih dahulu apakah tagihan listrik telah sesuai dengan penggunaan, jika sudah pilihlah menu “Bayar”.
  10. Tunggulah beberapa saat untuk proses transaksi berhasil dilakukan.
  11. Ketika transaksi berhasil dilakukan, maka akan muncul struk yang keluar dari mesin ATM sebagai bukti anda telah berhasil membayar tagihan listrik.
  12. Simpanlah struk tersebut, sebagai bukti pembayaran yang sah jika terjadi permasalahan tentang pembayaran dikemudian hari.
  13. Jangan lupa ambil kartu ATM BNI anda.

Bagaimana, sangat mudah bukan cara bayar listrik lewat ATM BNI. Pastikan nomor ID Pelanggan yang dimasukan sudah benar agar proses pembayaran dapat dilakukan. Jika salah maka pembayaran akan gagal.

2. Token Listrik Prabayar  

Cara Bayar Tagihan Listrik di ATM BNI

Selain listrik pascabayar, kita juga bisa bayar lisrik prabayar lewat ATM BNI. Namun yang dibayar bukanlah tagihan listrik, melainkan token listrik yang berisi 20 digit angka.

Cara bayar listrik lewat ATM BNI untuk rekening prabayar sangatlah mudah. Kalian akan diberi opsi untuk memilih salah satu nominal token listrik, mulai dari Rp. 20.000 sampai Rp. 1.000.000. Adapun proses pembayarannya silahkan simak cara bayar listrik lewat ATM BNI berikut ini.

  1. Datanglah pada gerai ATM BNI terdekat dari tempat tinggal anda
  2. Sesampai pada gerai ATM BNI, silahkan masukkan kartu ATM BNI pada mesin
  3. Masukkan PIN ATM BNI, yang terdiri dari 6 digit angka dan pilih menu “Benar”
  4. Pilihlah menu “Pembayaran” yang terdapat pada layar mesin ATM BNI, kemudian pilihlah menu “Listrik / Gas
  5. Selanjutnya, layar mesin ATM akan menampilkan beberapa menu yaitu “Tagihan PLN” dan “PLN Prbayar”. Pilihlah menu “PLN Prabayar
  6. Silahkan masukkan ID pelanggan yang terdiri dari 12 digit angka. Perhatikan dalam memencet tombol, takut salah memasukkan
  7. Setelah itu, anda diminta memilih jumlah nominal token listrik yang akan dibeli. Jumlah nominal tersebut antara lain Rp. 20.000, Rp. 50.000, Rp. 100.000, Rp. 200.000, Rp. 500.000, hingga Rp. 10.000.000.
  8. Silahkan pilih jumlah nominal pembelian token, sesuai dengan kebutuhan serta penggunaan listrik di rumah anda
  9. Jika telah memilih nominal token, pilihalah menu “Bayar”. Untuk pembelian token listrik di ATM BNI, memiliki biaya administrasi sebesar Rp. 3.000
  10. Pastikan nama yang tertera pada mesin ATM merupakan nama pemilik rekening listrik. Jika namanya berbeda, maka kami yakin salah memasukan ID pelanggan
  11. Ketika proses pembelian token listrik berhasil, maka akan keluar struk sebagai bukti pembelian dan di dalam struk terdapat 20 digit kode unik, untuk diinput pada meteran listrik tempat anda.
  12. Jika telah selesai melakukan pembelian token, jangan lupa ambilah kartu ATM pada mesin ATM BNI tersebut.
  13. Silahkan kembali pada tempat tinggal anda dan masukkan 20 digit nomor pembelian token pada meteran anda. Jika telah memasukkan nomor pembelian, tekanlah tombol merah yang di bawa angka 9.
  14. Munculah tulisan “Benar” pada meteran listrik anda dan otomatis kwh listrik akan bertambah.

Perlu kalian ketahui bahwa tidak semua mesin ATM BNI memiliki tampilan menu yang sama. Mungkin akan ada sedikit perbedaan. Namun pada intinya cara bayar listrik lewat ATM BNI sama saja. Yang paling penting kalian masuk ke menu Pembayaran, lalu pilih Listrik. Kemudian tinggal memilih apakah akan membayar tagihan listrik pascabayar atau listrik prabayar (token).

FAQ Cara Bayar Listrik Lewat ATM BNI

Sebenarnya cara bayar tagihan listrik di ATM BNI tidak berbeda jauh dengan bayar listrik lewat ATM BRI dan ATM BCA. Sebab menu yang ditampilkan hampir sama. Nah jika masih ada pertanyaan seputar cara bayar listrik lewat ATM BNI silahkan simak FAQ berikut ini.

Berapa Biaya Admin Bayar Listrik Lewat ATM BNI?

Untuk rekening pascabayar dikenakan biaya sebesar Rp. 3.000

Apakah Tagihan Listrik Langsung Terbayarkan?

Yah, tagihan listrik langsung terbayarkan setelah membayar lewat ATM BNI

Bagaimana Cara Mengecek Status Pembayaran Listrik?

Apakah Bisa Beli Token Listrik di ATM BNI

Sangat bisa

Berapa Biaya Admin Beli Token Listrik di ATM BNI?

Biaya adminya sama dengan rekening pasbayar, yakni Rp. 3.000

Berapa Nominal Token Listrik Terkecil?

Nominal terkecil adalah Rp. 20.000. Sedangkan nominal terbesar bisa mencapai Rp. 10.000.000 atau bahkan lebih dari itu

Nah demikianlah informasi mengenai cara bayar listrik lewat ATM BNI. Silahkan kalian mencobanya sendiri di ATM BNI terdekat. Simak pula informasi viralorchard.com sebelumnya mengenai cara transfer GoPay ke Bank Mandiri dan beragam informasi menarik lainnya.

Hanya seorang wanita biasa yang suka menulis dan haus akan informasi terbaru. Semoga artikel viralorchard yang saya tulis bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *