Resiko Tidak Membayar Rupiah Cepat
Pinjaman & Kredit Online

6 Resiko Tidak Membayar Rupiah Cepat dan Jika Telat Bayar

Rupiah Cepat merupakan penyedia jasa pinjaman online berbasis aplikasi yang telah terdaftar secara resmi di OJK. Bagi yang sudah mengajukan pinjaman maka harus membayar tagihan secara tepat waktu. Lalu bagaimana jika tidak membayar Rupiah Cepat dan apa resiko yang harus dihadapi?

Semua tagihan pinjaman online, baik yang legal ataupun ilegal wajib dibayar. Bagi yang tidak mau bayar maka harus menanggung semua resiko tidak membayar Rupiah Cepat. Ada beberapa resiko yang harus dihadapai. Apalagi Rupiah Cepat merupakan pinjaman online yang terdaftar resmi.

Legalitas Rupiah Cepat sangat jelas. Pinjol ini telah terdaftar dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, Rupiah Cepat juga menjadi bagian dari AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia) dan terdaftar di KEMKOMINFO.

Dengan legalitas yang jelas maka Rupiah Cepat memiliki kekuatan hukum untuk memberikan sanski bagi para pengguna yang tidak membayar pinjaman. Kami sarankan untuk berpikir dua kali jika berniat tidak membayar Rupiah Cepat.

Anda harus siap menanggung semua resikonya jika berniat tidak membayar tagihan pinjaman online tersebut. Nah untuk mengetahui semua resikonya silahkan simak informasi yang kami rangkum pada artikel viralorchard.com berikut ini.

Resiko Jika Tidak Membayar Rupiah Cepat

Resiko Jika Tidak Bayar Rupiah Cepat

1. Dikenakan Denda Keterlambatan

Semua perusahaan pinjaman online pasti akan mengenakan denda apabila ada pengguna yang telat membayar atau bahkan tidak membayar tagihan. Hal yang sama juga berlaku untuk Rupiah Cepat.

Bagi yang tidak membayar tagihan Rupiah Cepat maka dikenakan biaya denda keterlambatan yang akan terakumulasi dengan jumlah pinjaman. Dendan tersebut akan bertambah besar jika selama beberapa bulan tidak membayar cicilan.

Agar tidak dikenakan denda maka mau tidak mau anda harus membayar semua tagihan Rupiah Cepat secara tepat waktu sebelum tanggal jatuh tempo yang ditetapkan pinjaman online tersebut. Jika telat atau bahkan tidak bayar maka otomatis mendapatkan denda.

2. Bunga Semakin Menumpuk

Tidak hanya denda saja, tidak membayar Rupiah Cepat juga membuat bunga pembayaran semakin menumpuk. Dengan adanya bunga dan denda keterlambatan maka total yang harus dibayarkan semakin besar. Bahkan tidak menutup kemungkinan bisa berkali-kali lipat dibanding jumlah uang yang dipinjam.

Sebenarnya bunga Rupiah Cepat cukup kompetitif dibanding pinjaman online lainnya. Namun apabila telat membayar maka bunga pinjaman akan terus bertambah dan anda wajib membayarnya sampai semua tagihan lunas.

3. Masuk Ke Blacklist SLIK OJK

Mengingat Rupiah Cepat merupakan aplikasi pinjaman online yang diawasi langsung oleh OJK maka salah satu resiko tidak membayar Rupiah Cepat adalah masuk ke daftar blacklist SLIK OJK. Jika masuk ke daftar tersebut maka nama baik anda akan tercoreng.

Perlu kalian ketahui, SLIK OJK merupakan pengganti BI Checking yang sebelumnya menjadi penentu apakah seseorang memiliki riwayat kredit baik atau buruk. Jika masuk ke daftar blacklist maka otomatis riwayat kredit sangat buruk.

Hal ini akan mengakibatkan anda kesulitan dalam mengajukan pinjaman perbankan ataupun pinjaman online lainnya. Sebab semu bank akan terlebih dahulu mengecek riwayat kredit seseorang melalui SLIK OJK untuk menentukan apakah pantas mendapatkan pinjaman atau tidak.

4. Penagihan Ke Nomor Kontak Darurat

Saat mengajukan pinjaman Rupiah Cepat, anda wajib memasukan nomor kontak darurat yang nantinya akan dihubungi jika peminjam tidak membayar tagihan secara tepat waktu. Pasti anda akan merasa malu jika mengalami hal ini. Sebab aib anda tersebar ke orang lain.

Penagihan ke nomor kontak darurat biasanya dilakukan apabila pihak peminjam tidak dapat dihubungi. Apabila langkah penagihan ini tidak berhasil, maka pihak Rupiah Cepat akan mengambil langkah lain dengan melakukan penagihan melalui Debt Collector.

5. Penagihan Debt Collector

Bagi yang membandel tidak mau bayar tagihan, maka pihak Rupiah Cepat berhak melakukan penagihan melalui debt collector. Penagihan biasanya dilakukan via Telepon atau WhatsApp terlebih dahulu. Setelah itu barulah dilakukan penagihan secara langsung ke alamat rumah.

Proses penagihan bisa dilakukan secara baik-baik ataupun kasar. Saran kami anda harus bersikap kooperatif jika didatangi debt collector. Jika memang tidak uang lebih baik meminta keringanan pembayaran untuk terlebih dahulu mencari uang untuk membayar semua pinjaman.

6. Berurusan Dengan Hukum

Dengan legalitas yang jelas maka Rupiah Cepat memiliki kekuatan hukum untuk melaporkan peminjam ke pihak berwajib jika bersikap tidak kooperatif saat dilakukan penagihan.

Jangan sampai utang cuma beberapa juta anda berurusan dengan hukum yang nantinya bisa berujung ke jeruji penjara. Jika memang tidak bisa bayar cicilan maka lebih baik jangan berhutang.

Sebelum mengajukan pinjaman Rupiah Cepat lebih baik berpikir dua kali, apakah mampu membayar cicilan setiap bulannya atau tidak.

Kesimpulan

Nah itulah semua resiko jika tidak membayar Rupiah Cepat. Resiko yang paling ringan adalah dikenakan denda dan bunga keterlambatan pembayaran. Namun apabila telat membayar cicilan hingga lebih dari 3 bulan maka harus siap-siap berurusan dengan debt collector.

Resiko di atas sama saja dengan resiko tidak bayar Shopee Pinjam ataupun pinjaman online lainnya. Dengan semua resiko tersebut maka lebih baik jangan berhutung apabila memang tidak mampu membayar cicilan.

Cukup sekian informasi kali ini yang kami lansir dari rupiahcepat.co.id. Simak pula artikel sebelumnya mengenai Penyebab Kenapa Shopee Pinjam Tidak Muncul dan beragam artikel lainnya.

Hanya seorang wanita biasa yang suka menulis dan haus akan informasi terbaru. Semoga artikel viralorchard yang saya tulis bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *